20.10.06

Selamat Idul Fitri 1427 H

Me & The Jitoh mau ngucapin Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal yaa kariim....
me sebagai manusia ngerti kalo me ini ngga pernah luput dari khilaf so maafin me yah....
love u all :D

11.9.06

let's think

Failure is not the only punishment for laziness; there is also the success of others. (Jules Renard )

================================

All things are difficult before they are easy. (Dr. Thomas Fuller )

================================

"Cinta itu indah, karena ia bekerja dalam ruang kehidupan yg luas, dan inti pekerjaannya adalah memberi. Memberi apa saja yg diperlukan oleh org2 yg kita cintai utk tumbuh menjadi lebih baik dan berbahagia karenanya" (Anis Matta)

================================

Not everything that can be counted counts, and not everything that counts can be counted. (Albert Einstein)

8.9.06

Untitled

Gunakanlah setiap kesempatanmu hari ini. Anda tidak boleh bergantung pada hari esok. Perhatikanlah hari ini!

We do not write because we want to; we write because we have to.

"Kadang hati menganggap biasa untuk rasa manis, karena ia cenderung pada kenikmatan.Berbeda dengan pahit, rasa itu begitu cepat dominan buat lidah hati. Seolah tidak pernah ada rasa manis sebelum pahit, semuanya menjadi sangat pahit."(anonymous)

31.5.06

Memakai yang Tersisa

Telah berapa lama kita hidup dan telah berapa banyak energi yang kita pakai dari kehidupan ini, menghirup udara, meminum air, menyerap sinar matahari, memakan yang tumbuh? jika selama itu kita telah memakainya, apa istilah untuk energi yang masih belum terpakai selain sisa? Ya, energi tersisa itulah yang kita pakai hingga detik ini.

Yang namanya sisa, pasti udah ngga utuh lagi wujudnya, sudah tidak lengkap lagi jumlahnya; sebab sudah ada yang hilang karena terpakai, sudah ada yang lenyap karena diserap, dan sudah banyak yang punah karena gak' tergantikan. Energi yang kita habiskan untuk masa bayi dan balita, menyisakan energi pada masa remaja. Energi yang kita habiskan untuk masa dewasa, menyisakan energi pada masa tua. Itulah sisa, yang kita pakai dalam wujud tak utuh lagi, dalam jumlah tak lengkap lagi. Lantas, darimana datangnya alasan bahwa kita masih akan hidup beribu tahun, bahkan abadi di kehidupan dunia ini? Darimana sisa-sisa kehidupan pasca usia tua kita dapatkan, jika saat itu semua energi yang tersimpan dalam diri kita telah kita lepaskan untuk kehidupan masa lalu? Darimana kita kais kesempatan yang udah redup, jika cahaya pada lampu kehidupan kita telah habis minyaknya?

Memakai yang tersisa, itulah satu-satunya logika kehidupan kita hari ini. So, dengan logika ini mestinya tak ada alasan menghamburkan energi kita untuk momentum yang tak berguna. Kita justru khawatir, dan harus tetap merasa khawatir, karena logika
"memakai yang tersisa" ini selalu meneror kita dengan satu pertanyaan: apakah minyak kehidupan kita habis justru saat sisa-sisa cahaya itu masih cukup terang untuk memandu langkah kita ke jalan yang lebih baik. taken from Annida

(tuh to pikir baik-baik)

2.5.06

Aku takut Menjadi Dewasa...

Alhamdulillah akhirnya Engkau memberikanku kesempatan hidup lebih lama, menggenapkan umurku menjadi 18,,tapi...

Aku takut Ya Rabb,, aku takut untuk menjadi dewasa...
karena pada kenyataanya banyak orang yang lahir lebih dulu dariku,, dan mereka menganggap kalau mereka sudah dewasa,, namun pada kenyataanya,, semakin hari kelakuan mereka semakin tak terkendali.

Dan perasaan itupun kini telah kualami,, tambahan umurku setiap hari tak bisa kumanfaatkan dengan seharusnya,, aku semakin larut dalam kemaksiatan² diri...

Ya Rabb,, kupasrahkan diri ini...
Jika memang dalam waktu dekat ini Engkau harus mencabut nyawaku...
Aku percaya karena Kau amat sayang kepada diri yang amat hina ini.
===========================

The_jitoh,
menjalani sisa-sisa kehidupan yang berharap tidak dengan hal yang sia-sia.
Semoga...

11.4.06

puff.... its a long2 day, i miss her :(

Akhirnya me bisa juga ngelewatin Uji Kompetensi, u know what buat ujian ini gw mesti bertapa selama lebih kurang 2 bulan hehehe. *tentang materinya insya allah gw jelasin di postingan berikutnya, i promise :)*.

Sekarang tinggal cari waktu buat presentasi sama bikin karya tulis, sekalian deh ama ngelamar kerjaan, ngelamar someone juga boleh *Tau ngga sebenernya gw tuh kangen banget sama lw*

dah ah yang penting gw udah bisa posting lagi....

==================================
Cinta tidak meminta, tapi memberi
Cinta tidak mengekang, tapi peduli
I believe that.

The_jitoh

22.3.06

1.250.000

"Satu Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah"


Duit dari mana yach :-/

21.3.06

Friend...(What is it??)

Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),, Friend...(What is it??),,

17.3.06

Renungan.....

“Setiap amal itu ada masa semangatnya, dan pada setiap masa semangat itu ada masa futur (bosan). Barangsiapa yang ketika futur tetap berpegang kepada sunnahku, maka sesungguhnya ia telah memperoleh petunjuk dan barangsiapa yang ketika futur berpegang kepada selain sunnahku, maka sesungguhnya ia telah tersesat.” (HR al-Bazaar)
============================================

Jika jiwa terbebas dari dorongan duniawi dan berputus asa dari mahluk,maka ia akan membawa hasrat dan ketamakan kepada dorongan ukrawi,sehinga jiwa bersunguh- sunguh menaatinya,mengindari dunia,menentangg hawa nafsu dan setan,serta mengikuti ilmu.Ia menjadi mitra akal dan bersabar atas apa yang menunjuki kepada kebenaran sehingga ia selamat dan menyelamatkan (Anonymous)
============================================
"Lihatlah hari ini, sebab ia adalah kehidupan,kehidupan dari kehidupan. Dalam sekejap dia telah melahirkan berbagai hakikat dari wujudmu. Nikmat pertumbuhan. Pekerjaan yg indah. Indahnya kemenangan. Karena hari kemarin tak lebih dari sebuah mimpi. Dan esok hari hanyalah bayangan. Namun hari ini ketika anda hidup sempurna telah membuat hari kemarin sebagai impian yg indah. Setiap hari esok adalah bayangan yg penuh harapan. Maka lihatlah hari ini". (Kalidasa)
============================================
“Semakin banyak yang kita benci dan kita musuhi, berarti kita telah menelantarkan waktu, tenaga, pikiran, dan kebahagiaan kita untuk memikirkan orang yang tidak kita sukai. Sungguh rugi!” (AA Gym)

Rencana Allah SWT pasti indah... (just read it, and you'll learn...)

Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain.Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelaikain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.

Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut:
"Anakku,lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini;nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.

"Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu Semrawut menurut pandanganku.

Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil, "Anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu. "

Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah,dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.

Kemudian ibu berkata, "Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau,tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya.

Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan. Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah, "Allah, apa yang Engkau lakukan?"
Ia menjawab : " Aku sedang menyulam kehidupanmu."
Dan aku membantah," Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?"
Kemudian Allah menjawab, "Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini..Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu.

"Subhanallah...Beruntunglah orang2 yang mampu menjaring ayat indah Allah dari keruwetan hidup di dunia ini. Semoga Allah berkenan menumbuhkan kesabaran dan mewariskan kearifan dalam hati hamba-Nya agar dapat memaknai kejadian2 dalam perjalanan hidupnya, seruwet apapun itu. Amin....

Subhanallah, tulisan ini benar-benar membuka pikiran kita bahwa Allah adalah Dzat Yang maha pengatur segala sesuatu di alam ini. Jadi,,kendati pun manusia punya keinginan, tetapi Allah mempunyai keputusan yang tak mungkin dapat kita ubah. mari kita senantiasa bertawakkal kepada Nya.

Wassalamualaikum wr wb.
(Diambil dari post bulletin di Friendster.com)

15.3.06

RUUAPP (tolak atau ngga??)


RUU APP ampe hari gini masih jadi topik yang hangat buat dibicarain.Trus kalo ditanya gw ngedukung apa ngga??

ya jelas gw ngedukung dunk, bukannya apa-apa neeh.Gw bingung ama orang-orang yang nolak itu, bener seh emang kalo masalah pakaian yang pengen dipake tuh terserah, atau terserah seseorang wat menilai tentang porno itu sendiri.Tapi kenapa sih kita ngga coba wat ngedukung niat baik pemerintah yang tumben-tumbenan mau ngadaiin UU APP, mang ada yang rugi kalo bener-bener diadain? takut ga bisa makan? takut ngga laku(ga dapet jodoh)?

Ya ampun pendek banget sih pikirannya!!rezeki tuh ada yang ngatur mas, mba. Selama mas-mas ama mba-mba ngga ngelanggar apa yang dah diatur olehNya ga usah takut ngga ada rezeki.

N masalah pemerintah bikin issue ini cuma biar kita-kita lupa ama masalah tarif tol n BBM yang bakal naik.Buktinya selama issue ini ada anda-anda yang beralasan seperti itu masih pada inget khan,so apalagi alasannya wat nolak RUU ini?

Intinya terserah deh mau dukung apa ngga (kalo saya sih dukung), yang penting anda-anda bukan anak kecil lagi yang bisa dibohongi, kalo mau protes, protes aja asal sopan saya terima koq.bisa klik disini.




13.3.06

PANHAC Report 2005 Area Jakarta Sesi I



Sabtu 11 Maret 2006 kemarin gw ikut kompetisi ini,, kompetisi yang kata sebagian orang kompetisi murahan,, tapi buat gw seburuk apapun kompetisi itu kalo ngebawa ilmu dan banyak hikmah buat apa disia-siain.

Gw ikut kompetisi ini satu team ama bomm_3x & sorcerershell dengan OS backtrack live CD, pokoke keren dah but di kompetisi ini kita kalah hehehe,, maklum dah lama ngga maen yang kaya ginian. Tapi alesan gw kalah bukan itu koq,, gw kalah berarti nandain kalo ilmu yang gw punya tuh sedikit banget malah bisa dibilang ga ada apa²nya.

Tapi walaupun kalah gw masih punya kebanggaan, mau tau kenapa? (
ngga?) ah pasti mau...hewhewhew.
Ya gw bangga karena juara I ama Juara II nya tuh kakak kelas gw hebat gah tu jebolan sekolah yang sekarang gw tempatin...

Dah ah reportnya segitu aja,,yang penting intinya dah tau kalo gw kalah n pemenangnya tuh kakak kelas gw. (dah ah gw mau belajar dulu..)

7.3.06

Puisi Indah dari Rendra

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan
Bahwa mobilku hanya titipan Nya, bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya
Tetapi, mengapa aku tidak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku?

Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yg bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh
Nya?

Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah,
kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja yang melukiskan bahwa itu adalah derita

Ketika aku berdoa, kuminta titipan yg cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta, lebih banyak mobil, lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan.

Seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku
Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika:
"aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku" dan
menolak keputusan Nya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk
beribadah...
"Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"

WS Rendra

Hikmah of The Month

"Tampilkanlah dengan sesungguhnya sifat-sifat kekuranganmu, niscaya Allah menolongmu dengan sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Bersungguh-sungguhlah dengan kehinaanmu, niscaya Ia menolongmu dengan kemuliaan-Nya. Bersungguh-sungguhlah dalam ketidakberdayaanmu, niscaya Ia menolongmu dengan daya dan kekuatan-Nya." (Ibnu Athailah)

=========================================================

"Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu kebahagiaan yg lain akan terbuka. tetapi acapkali kita hanya terpaku terutama pada pintu yg tertutup sehingga kita tidak melihat pintu lain yg dibukakan untuk kita".(Anonymous)

=========================================================

"Andai manusia tidak melakukan kesalahan niscaya Allah akan datangkan suatu kaum yang melakukan kesalahan kemudian mereka bertaubat dan Allah menerima taubat mereka" (HR.Muslim dan Ahmad)

=========================================================

"Dari Abu Hurairah ra. dari Rasulillah saw beliau berkata:"Ada dua golongan dari ahli neraka yang belum aku lihat saat ini; pertama, satu kaum yang membawa cemeti (cambuk) seperti ekor sapi. Mereka memukul manusia dengan cemeti tersebut. Kedua, wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang (nisa'un kasiyatun 'ariyaât). Mereka berlengang-lenggok dan menggoyang-goyangkan kepala mereka seperti ponok unta yang condong. Wanita-wanita tersebut tidak akan masuk surga dan tidak dapat mencium baunya pun. Padahal bau surga itu dapat tercium dari jarak sekian dan sekian"(HR. Muslim).

=========================================================

JiT0H 2006

1.3.06

That's named narcist

hari ini parah banget deh masa, pas gw berangkat ke tempat magang gw naik patas AC dah bayar ngga di kembaliin lagi, gw diri mending di dalem bareng cewe². Eh ini diri di samping pintu, parahnya lagi tadi ujan basah lah baju gw kena ujan ditambah ada orang naek motor kaya di GP gitu kubangan aer maen sikat aja, so gw kena cipratannya deh :(.

Tapi gw tau satu hal, semakin tinggi iman seseorang. Semakin tinggi pula ujian yang diberikan. (Cuma hubungannya apa coba??)

Yo wes daripada makin BT gw buat postingan baru yang dibimbing ama mas Agus Supriyadi, yang nyusun tata bahasa di postingan ini, sekalian mau nunjukin betapa narsisnya gw. Mau bukti liat nih gambar di bawah.


24.2.06

*Untitled*

It’s not enough to hear me say you’ve won,
You only wanted me for having fun,
But now I think you’ve gone and had your way,
And left me with a pile of bills to pay,
I can’t even rewind the tape machine,
To listen to your drunken reasoning.
So here it is, your final lullaby:

So,
Good night, good night,
You’re embarrassing me,
You’re embarrassing you.
So, good night, good night,
Walk away from the door,
Walk away from my life.
So good night.

I’ve given up on social niceties,
I threw ‘em out when I threw out your keys,
Along with all your records I can’t stand.
You never even listened to any one of them.
You’re never going to drag me out again
With all the people that were never ever even your friends.
So here it is, your final lullaby:

So,
Good night, good night,
You’re embarrassing me,
You’re embarrassing you.
So, good night, good night,
Walk away from the door,
Walk away from my life.

A little bit of rain I’d say is fair,
But when it starts to thunder they all stare
This isn't goodnight, this is goodbye


"Taken from hit single Hot Hot Heat"
Dedicated to....

21.2.06

Tulisan2 tentang cinta... (Part I)

Bagi saya,, mencintai adalah proses memahami dan merelakan. Mungkin itu terlalu sederhana untuk pengungkapan makna cinta. Sebab cinta bagi banyak orang adalah kesetiaan, setia berarti menyertai selamanya. Lalu apakah harus memiliki? Saya rasa tidak perlu, sebab cukup dengan merasa cinta, hadirlah cinta itu. Cinta adalah awan yang mengembara bebas untuk enggan semaunya, dimana saja.

Sebagaimana bunga diantara dedaunan yang menguncup dan bersemi di akhir Juni, saya tak perlu memilikinya untuk dapat mengungkapkan perasaan cinta, atau mencerabutnya, saya miliki sendiri, saya ciumi, lalu wangi menebar, keindahan menerawang. Untuk apa? kalau kemudian bunga itu menjadi layu, berpisah dengan kesegaran dedaunan, terenggut dari perasaan nyaman; jika sesudah itu, saya paling membuangnya. Membuag cinta? Ah tidak, saya tak akan pernah mau. Bagi saya hanya cinta yang cukup untuk cinta, ya hanya cinta yang dapat mencintai cinta. Sebagaimana cinta saya sekarang pada Yang Maha Cinta.


Angin membawaku terbang bersama nafas bidadari...
MenungguMu...
Menjadi kuncup yang rona,
Menitah mahkota di tahta jiwa...

Lalu bersama sinar kesegaran musim semi,
Kau membawaku terbang mengantar simpul setia dan kepasrahan tanpa kata-kata,
Menitis raja di antara samudra menjelma permaisuri kefakiran asa,
Menjadilah bayangan selalu.

Terbanglah, untuk menyunting mekar cinta...
[Rau Dina]

20.2.06

What happen with me??

Nothing,,kayanya itu deh yang pantes dijawab.Terus soal ngga updatenya blog ini!!!masa sih bukannya udah diupdate??

Wah masa ngga ngerti sih dengan update-an terakhir gw!!ya udah kalo masih ngga ngerti juga gw jelasin nih.

Postingan yang terakhir tuh ngejelasin kalo "diem itu emas" hehehe.Buktinya apa?? tungguin aja postingan gw berikutnya ok??

-Keep in touch with ma' Blog

1.2.06

Nothing

Terkadang yang namanya "Nothing" itu enak juga,,lucu lagi contohnya ini -hehehe-

26.1.06

Asma ﷲﺁ


Lagi iseng2 browsing eh ketemu ginian keren deh,,mudah2an pathnya ngga berubah biar ada di blog ini terus


20.1.06

Kehampaan

Rasa itu datang...
Menembus kulit,mengalir ke dalam darah,meresap ke tulang yang semakin renta...
yang kemudian mencoba mengoyak hati ini dan membuat keresahan yang amat sangat...
yang membuat Aku rindu akan hal itu...

Rasa itu datang...
Membuatku menjadi aneh, berbeda dan tak terkendali...
Tidak hanya diriku tapi mereka bertanya...
yang membuat Aku rindu akan hal itu...

Rasa itu datang...
Bagai angin...
tak terlihat, namun tiba2 ada...
yang membuat Aku rindu akan hal itu...

Rasa itu datang...
dan aku tak dapat menghindarinya...
hanya diam...
yang membuat Aku rindu akan hal itu...

Rasa itu datang...
dan aku rindu akan hal itu...
dimana aku menjadi seperti halnya aku...
dan aku bebas menjadi apa ada dirinya aku...

Aku rindu akan hal itu...
dimana aku tak lagi terkungkung oleh rasa itu...
Yang mungkin bernama...
kehampaan.

13.1.06

Diving





Diving
kurang lebih berarti tindakan pura-pura yang dilakuin seorang pemain ketika dia ada di kotak penalti (kalo ga salah,,he...he...he). Meski maksudnya biar wasit ngasih dia tendangan bebas, tapi dengan diving si pemani juga bikin nestapa bagi lawannya berupa kartu kunign atau bahkan kartu merah. So, dengan diving si pemain bisa nikmatin kegembiraan atas dua hal; karena hadiah buat dia n karena hukuman buat lawannya.

Sebagaimana pura-pura dalam hal lain, diving juga bisa ngebawa nikmat atau laknat bagi si pelaku. Nikmat, kalo si pemain punya bakat sehebat aktor. Wasit setegas apapun bisa diboongin ama sebuah sandiwara cantik yang diperagain. Di mata wasit dia keliatan begitu menderita n kesiksa hanya karena senggolan pelan. Abis si wasit ngasih hadiah free kick + kartu kuning lawannya, sang pemain senyum seneng.

Tapi, dengan diving juga ga' segen ngundang laknat tanpa ampun, saat sang wasit punya naluri setaraf sutradara. Pemain yang kena tackling pelan bisa aja ngeraung-raung sakit sambil megangin kakinya yang "cedera", tapi wasit ga' bisa diboongin. Jika ini terjadi, nerakalah baginya. Ia kena kartu kuning n lawannya justru dikasih tendangan bebas.

Di kehidupan ini, kita bisa nyaksiin diving di mana-mana. Gayanya pun macem-macem, dari yang kampungan ampe yang professional. Yang kampungan dilakuin oleh pengemis yang ngebalut kakinya dengan perban + obat merah sambil ngerintih. Orang pun maklum adanya n ngebiarin diri mereka dikibulin, coz mereka mikir toh ga' banyak yang mereka minta. Cukup sekeping uang rech.

Yang dahsyat yaitu diving yang dilakuin ama seorang professional. Dia ini punya bakat akting yang amat alamiah dalam ngelabuin publik. Kepura-puraan yang ia peragain ngeliputin semua ruang yang bisa ditangkap oleh pancaindra. Jadi, ia ga' cuma pura-pura dalam hal dandanan, kaya si pengemis, tapi juga ucapan, mimik, nada bicara, gaya tulisan, ampe manajemen pembentukan opini publik. Ga' heran kalo pas dia "cedera" ama sebuah tackling biasa. Wasit ngeliatnya kaya orang pesakitan yang lagi dikepung sama kezaliman. Ia keliatan menderita, tersiksa, terhinakan, dan amat ngarep belas kasih. Tapi pas wasit ngasih hadiah "free kick", diem2 dia nyengir setan (kuda) di belakang.


=====masih adakah "wasit" yang bertaraf sutradara sekarang ini??=====
==Jika masih,,apakah mereka bisa menghukum pelaku "diving" professional??==

9.1.06




Happy B'day My MoM
I'm sorry if i late to say this

Kesepasangan

feat.




Have u conscious that, if we can feel something "lucky" (like:smart, patient, saleh, etc) because service something that's named unlucky (stupid, fear,etc).

Kalo kita ngerasa nikmat dengan jadi pinter, sesungguhnya kenikmatan itu berkat pasangan dari pinter itu sendiri, yaitu bodoh. Artinya, kalo kita ga' pernah ngerasa bodoh (bahkan ngerasa nikmat dengan jadi bodoh), secara alamiah kita ga' akan pernah ngerasain pinter sebagai sebuah kenikmatan. Ini sama persis dengan malam hari yang terasa dingin, coz kita ngerasa panas di siang hari. Sama halnya dengan keberanian yang terasa memukau karena kita, entah kapan, mengenal ketakutan yang melumpuhkan.

Inilah salah satu elemen penting yang jadi faktor terselenggaranya kehidupan di dunia. Elemen ini jadi penting sebab ﷲﺂ menciptakannya sebagai hukum kesepasangan. Sebagai konsekuensi alamiahnya, hukum ini ga' ngenalin kita pada ketunggalan. Oleh karena itu, kita ga' mungkin hidup tanpa kebodohan sebab tanpa itu ga' mungkin ada kepintaran. Apa kita sanggup hidup terus pada malam hari?. Ga' mungkin, karena kita akan mati kedinginan, like we will die with hotness if we live forever on siang hari :D.

Hukum kesepasangan ini juga ngajarin kita pada pengenalan. Kita tahu dingin karena ada panas. Kita tahu malam, karena ada siang.

Kita juga diajarin buat ga' saling meniadakan, sebab dengan meniadakan sama artinya nentang kehidupan. Makanya, jangan meniadakan orang bodoh kalo mau ada orang pinter (mereka2 yang korupsi aja butuh orang2 bodoh, dalam artian kita ga usah ngikutin mereka namun cuma ngingetin kalo yang jahat aja masih inget orang bodoh, masa kita yang katanya baik ga sih :). Jangan juga niadain penderitaan kalo mau ada kebahagiaan. Kalo cuma pengen orang pinter dan kebahagiaan, dari mana semuanya bisa kita dapet? Bukankah orang pinter didapet dari orang bodoh? Sama halnya kebahagiaan yang didapet dari penderitaan. Itulah alasan kenapa ﷲﺂ nakdirin kehidupan dalam putaran roda kehidupan (kadang diatas-kadang dibawah, ya ga'?) [Iyus feat. djitoh]

6.1.06

I'm Sorry



Sorry Wat temen2 gw semua yang dah pernah gue sakitin,,gue bener2 minta maaf ma loe semua. Pokoknya siapa aja deh yang pernah gue sakitin coz gw ga bisa nyebutin satu-persatu.




Something Stupid



Pernah ga loe jalan mundur di jalan tol??bingung khan ama pertanyaan gw, nah biar ga bingung nih gw ceritain..

Ceritanya nih gw baru jalan dari customer, nah pas masuk tol kira2 udah 300m dari pintu tol gw ngerasa ada sesuatu yang hilang dari diri gw (ceile dramatis amat) apa ya??, akhirnya gw inget kalo gw tas kesayangan gw ketinggalan n gw spontan teriak aduh. Trus terjadi percakapan seperti ini:

pak Supir: "kenapa bar??"
Gw : "Mmmm gini pak, pertama bapak nginjek kaki saya n kedua tas saya ketinggalan di Giant"
pak Supir: "yang bener bar, wah gimana ya??. Ya udah kita mundur aja"
Gw : "yakin pa'??"
pak Supir: "gw ga tau juga sih, dicoba aja"

Akhirnya tanpa banyak bicara lagi setelah udah nyampe di depan pintu tol (setelah menahan cacian dari orang2 yang masuk tol), gw langsung lari ke Giant lagi, sambil lari

Pas nyampe gw diketawain ama orang Giant n gw disindir, "ada yang ketinggalan lagi pak??" kata mereka. Langsung aja gw jawab "Ada pak, duit gw ketinggalan di kantong loe!! sini balikin",hwe...hwe bcanda ko'. Setelah itu gw kembali berlari ke mobil yang pastinya masih nongkrong di pintu tol.

Mau tau tampang gw setelah cape berlari [ tampang gw abis lari balik-bolak dari pintu tol-Giant-pintu tol].

Gw kasian juga sih ama pa' Supir, coz sewaktu gw lagi ke Giant dia ditegor ama Polisi untung aja ga kena tilang, fiuhh..

Akhirnya berakhir juga perjuangan si Stupid ini dari Customer he..he..he





5.1.06

Keseketikaan


Pernah ga' kita nyadarin bahwa secara alamiah, sesungguhnya kita nolak cara-cara kesetikaan dalam ngeraih sesuatu??

Seorang calon ayah yang lagi nantiin kelahiran anaknya begitu pengen kalo anaknya kelak jadi ilmuwan seperti saya, eh salah ding, kaya om Albert Einstein. Tapi dia nolak keseketikaan, dalam arti dia ga' mau pas anaknya lahir langsung berkumis tebal, rambut kriting lose control, dengen jidat penuh kerutan, like penemu teori relativitas itu. Si calon ayah, emanng pengen anaknya kaya Einstein, but dengan nerima keseketikaan dia bakal kehilangan kesempatan buat nyaksiin saat-saat penting waktu potensi-potensi dalam dir anaknya ngumpul jadi satu, yang kemudian ngebuat anaknya jadi sehebat Einstein. Padahal, ortu si Einstein justru nyaksiin saat-saat berharga itu. Karena sejatinya di saat itulah sesungguhnya harga seorang Einstein ditentuin.

Kenyataan ini ngajarin pada kita bahwa keseketikaan adalah racun yang bisa ngebunuh ingatan kita terhadap jasa "saat-saat", yaitu kumpulan waktu dan kesempatan yang nganter kita ke tangga kecemelangan. Keseketikaan juga bisa nyulap kita jadi mesin pembunuh "detil-detil", yaitu guru bijak yang ngajarin kita akan arti diri n lingkungan sekitar. Yang lebih bahaya, keseketikaan bisa jadi rahim yang ngelahirin generasi instan, yaitu jenis manusia yang kenal jalan "pintas & bebas hambatan" sebagai cara ngeraih kesuksesan.

Tapi, penolakan kita ama keseketikaan sering muncul tanpa kesadaran yang utuh. Ini terjadi karena ternyata keseketikaan mulai dijual dalam bentuk trik-trik, kiat-kiat, n cara-cara yang sangat mempesona bahkan menyihir. Pada stadium inkubasi, trik-trik ini bisa ngerusak akal sehat plus kealamiahan sikap penolakan kita. Stadium lanjutannya bisa ngebuat kita frustasi dalam memandang proses n ngiler dalam ngeliat capaian-capaian yang instant. Mula-mula kita coba nikmatin, meski kita harus ngerasain kekecewaan. Tapi kemudian kita mulai ngobatin kekecewaan itu dengan cara nyoba lagi. Begitu seterusnya, sampai kita hidup dengan kesadaran yang tertindas kaya gini : "Keseketikaan itu ga' enak, tapi ga' ada yang lebih enak dari nyoba keseketikaan itu. [Iyus feat. Djitoh]